Jagat Review

    Computex 2019: Avita Rilis Laptop Cantik Terbarunya – ADMIROR

    Computex 2019: Avita Rilis Laptop Cantik Terbarunya – ADMIROR


    Sebagai salah satu perserta pameran IT terbesar di Asia, Computex 2019, Nexstgo Company Ltd. tentu tidak ingin tampil di hadapan publik tanpa memamerkan sesuatu yang baru. Mengambil momen satu hari sebelum Computex 2019 dimulai, Laptop terbaru dari...

    Sebagai salah satu perserta pameran IT terbesar di Asia, Computex 2019, Nexstgo Company Ltd. tentu tidak ingin tampil di hadapan publik tanpa memamerkan sesuatu yang baru. Mengambil momen satu hari sebelum Computex 2019 dimulai, Laptop terbaru dari Nexstgo Company Ltd., AVITA ADMIROR, diumumkan. Tentunya seperti tradisi produk Avita selama ini, Avita Admiror menawarkan daya pikat pada desain bodi cantik dan Stylish, dengan ragam pilihan warna yang unik.

    Elemen bentuk melengkung pada bagian ekor dan engsel Laptop menjadi salah satu daya pikat dari Avita Admiror. Perpaduan warna gelap pada sisi dalam dan warna cerah di sisi luar pun membuat Avita Admiror tidak hanya tampak Stylish tetapi juga “garang” dalam hal performa. Dengan tebal bodi hanya 9 mm pada bagian paling tipis, performa Laptop ini memang tidak perlu dipertanyakan lagi berkat penggunaan prosesor 4-Core/8-Thread Core i 8th Gen “Whiskey Lake”. Tentunya prosesor sekencang itu juga ditunjang Memory/RAM dan Storage SSD kencang dengan kapasitas besar. Di konfigurasi tertinggi, Avita Admiror tersedia dalam pilihan layar 4K TouchScreen dengan panel IPS yang siap memanjakan mata penggunanya.

    Hanya satu pilihan warna, tidak ada di dalam kamus produk Avita. Seperti produk Avita lainnya, Avita Admiror menghadirkan lima pilihan warna yang terdiri dari Traveler Green, Delight Pink, Pride Blue, Blazing Brown, dan juga Flaming Copper. Avita Admiror dikabarkan mulai tersedia di pasaran pada bulan Agustus 2019 mendatang dengan kepastian harga jual di waktu yang sama.

    Computex 2019: ASUS Perkenalkan Jajaran Motherboard AMD X570

    Computex 2019: ASUS Perkenalkan Jajaran Motherboard AMD X570


    Beberapa jam lalu, di press conference pembuka Computex 2019, AMD telah mengumumkan prosesor Ryzen 3rd Gen. yang akan dipasarkan bulan Juli 2019 mendatang. Hadirnya prosesor baru akan disambut dengan motherboard baru oleh produsen. ASUS, perusahaan...

    Beberapa jam lalu, di press conference pembuka Computex 2019, AMD telah mengumumkan prosesor Ryzen 3rd Gen. yang akan dipasarkan bulan Juli 2019 mendatang. Hadirnya prosesor baru akan disambut dengan motherboard baru oleh produsen. ASUS, perusahaan ternama dari Taiwan, menjadi salah satu yang paling awal memperkenalkan produk motherboard AM4 baru dengan chipset AMD X570.

    Apa Itu AMD X570?

    AMD X570 merupakan chipset baru yang disiapkan untuk mendukung Ryzen 3rd Gen., menempati posisi yang kurang lebih sama dengan X370 dan X470 di generasi sebelum ini. Salah satu hal baru yang diusung oleh chipset ini adalah dukungan untuk PCIe 4.0 yang didukung Ryzen 3rd Gen. Dukungan untuk standar PCIe baru, yang lebih kencang dari PCIe 3.0 ini, belum ada di pendahulu dari X570.

    Jajaran Motherboard AM4 dengan X570

    Motherboard AMD X570 disiapkan ASUS dalam beberapa kelas, untuk menjangkau berbagai kebutuhan. Terdapat produk untuk kelas ROG Crosshair, yang merupakan kelas tertinggi untuk motherboard AMD; ROG Strix, TUF Gaming, Prime, serta Pro. ASUS punya cukup banyak varian produk yang masuk ke kelas-kelas tersebut.

    ROG Crosshair VIII SeriesROG Crosshair VIII Impact

    Di kelas teratas, ASUS menghadirkan lagi lini ROG Crosshair. Di lini ini, ada satu hal yang menarik, yaitu hadirnya varian ROG Crosshair VIII Impact. “Impact” selama ini digunakan ASUS untuk nama motherboard kelas atas mereka, tetapi dengan ukuran ringkas. ROG Crosshair VIII Impact ini hadir dengan form factor Mini-DTX, sedikit lebih besar dari Mini-ITX, dan tentunya tetap dibekali dengan fitur kelas atas. Ada juga Crosshair VIII Hero dan Crosshair VIII Formula di kelas ini.

    Beralih ke ROG Strix, ada varian ROG Strix X570-E Gaming, ROG Strix X570-F Gaming, dan ROG Strix X570-I Gaming. Sementara untuk kelas TUF Gaming, terdapat TUF Gaming X570-Plus. Terakhir, untuk kelas Prime dan Pro terdapat Prime X570 Pro, Prime X570 P, dan PRO WS X570 ACE.

    Siap Dukung Ryzen 3rd Gen.

    ASUS tampaknya menyiapkan jajaran produk motherboard X570 mereka ini untuk bisa menangani prosesor Ryzen 3rd Gen. dengan baik, bahkan hingga Ryzen 9 3900X. Mereka menawarkan VRM dengan desain berbeda, yang dilengkapi dengan pendingin mumpuni, bahkan untuk beberapa tipe dilengkapi juga dengan kipas di area I/O untuk membantu menjaga suhu VRM. Chipset pun juga hadir dengan sistem pendingin yang dilengkapi kipas di kebanyakan tipe yang ditawarkan.

    Kipas pendingin chipset di ROG Crosshair VIII Formula

    ASUS juga menggunakan Dual CPU Power Connector, dengan solid-core pin dan Pro Cool Connector. Hal ini akan membantu dalam beberapa kondisi. Untuk daya, pin yang lebih banyak akan membantu ketika beban daya besar. Fitur ini bisa ditemui di beberapa varian motherboard X570 dari ASUS ini.

    Jajaran motherboard X570 ini bisa jadi akan dipasarkan dalam waktu dekat, bisa saja sebelum rilis Ryzen 3rd Gen. Saat ini, ASUS masih belum menyebutkan berapa harga dari masing-masing motherboard. Bisa jadi, harga baru akan diumumkan mendekati waktu penjualan nanti.

    Computex 2019 : AMD Umumkan Ryzen 3rd Gen, Up to 12-Core ‘Zen 2’ 7nm di 499 USD

    Computex 2019 : AMD Umumkan Ryzen 3rd Gen, Up to 12-Core ‘Zen 2’ 7nm di 499 USD


    Computex 2019 akhirnya dibuka dengan sebuah ajang Opening Keynote, yang dibawakan oleh Dr. Lisa Su dari AMD. Di kesempatan ini, CEO AMD tersebut mengumumkan hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh pengguna PC Enthusiast : lini prosesor Ryzen 3rd Gen,...

    Computex 2019 akhirnya dibuka dengan sebuah ajang Opening Keynote, yang dibawakan oleh Dr. Lisa Su dari AMD.

    Di kesempatan ini, CEO AMD tersebut mengumumkan hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh pengguna PC Enthusiast : lini prosesor Ryzen 3rd Gen, berbasis arsitektur Zen 2.

    Prosesor tersebut akan menjadi prosesor desktop 7nm pertama di Dunia, dan juga menggunakan desain Chiplet, menggabungkan chip 14nm I/O die, dan juga 7nm CPU dalam satu package.

    Salah satu contoh Ryzen 3rd Gen CPU : satu I/O Die 14nm(besar), dan satu CPU ‘Chiplet’ 7nm berisi 8-Core 16-thread

     

    Berikut ini sedikit detail mengenai Prosesor AMD Zen 2 yang diumumkan hari ini.:

     

    Peningkatan: 2X Floating Point, 2X Cache Size, 15% IPC

    Dengan Zen2, AMD mengklaim mereka memberikan peningkatan, terutama 15% peningkatan IPC(Instruction-per-clock), dan juga pemberian Cache lebih besar.

     

    Ryzen 7 3700X: 8-Core, 16-Thread, 4.4Ghz Boost, 36MB Total Cache, 65W

    Zen 2 yang pertama diperkenalkan adalah Ryzen 7 3700X 8-Core 16-thread, Memiliki 3.6Ghz Base speed, dengan boost up to 4.4Ghz, total Cache 36 MB. Clockspeed 4.4Ghz menandakan peningkatan dari generasi sebelumnya ‘pinnacle ridge’ yang umumnya hanya bisa beroperasi di sekitar 4.2 – 4.3 Ghz pada batas atasnya.

     

    Ryzen 7 3700X memiliki rating TDP 65W!

     

    Cinebench R20: 3700X lebih kencang 28% dari 9700K

    Ryzen 7 3700X – 4806

     

    Core i7-9700K – 3726

     

     

    Bisa dilihat di live demo atas, AMD memiliki multithreaded performance yang massive, hingga bisa mengalahkan Intel Core i7-9700K, nampak juga AMD menyamai performa single-threaded dari Core i7-9700K, sebuah pencapaian yang mengagumkan.

     

    Ryzen 7 3800X: 8-Core, 16-Thread, 4.5 Ghz Boost, 105W TDP

    Berikutnya, AMD memperkenalkan part 8-core berikutnya, dengan konfigurasi clockspeed lebih besar, namun base TDP-nya meningkat jadi 105W.

     

    Peningkatan Gaming Performance: Ryzen 7 3800X vs Ryzen 7 2700X

    *klik untuk memperbesar

    Pada aplikasi yang membutuhkan single-threaded performance seperti gaming, AMD mengklaim Ryzen  7 3800X memiliki keunggulan setidaknya 10-30 % dibanding generasi lalu.

     

    Ryzen 7 3800X vs Core i9-9900K: PUBG 144 FPS+ 

    Di sebuah demo singkat, AMD menunjukkan bahwa performa gaming Core i9-9900K dan Ryzen 7 3800X pada game PUBG relatif setara, mencapai gameplay 144 FPS dengan mudah.

     

    Semua Ryzen 3rd Gen : Dukung PCIe 4.0

    Semua part Zen 2 akan mendukung standar PCIe 4.0.

     

    Ryzen 9 3900X :  Prosesor 12-core Mainstream Pertama Desktop, 4.6Ghz Boost, 70MB Total Cache, 105W

    AMD memberikan satu kejutan lagi, dimana desain Chiplet yang dipakai AMD mengizinkan konfigurasi jumlah core lebih tinggi lagi, yakni 12-Core (Teorinya dengan 2 CPU Chiplet, AMD harusnya punya ruang untuk 16-core), inilah Ryzen 9.

    Ryzen 9 memiliki TDP 105W, termasuk kecil untuk kelas 12-core, dan memiliki Boost Clock maksimal 4.6 Ghz. Berikut perbandingannya dengan Core i9-9920X:

     

    Ryzen 9 3900X vs Core i9-9920X

     

     

    Peningkatan Total dari Ryzen 1st Gen Ryzen 7 1800X

     

    Pricing: 3700X 329 USD, 3800X 399 USD, 3900X 499 USD

    *klik untuk memperbesar

     

    Dari semua pengumuman soal spesifikasi dan performa, yang paling mengejutkan adalah faktor harga. AMD mematok harga 12-core baru-nya di bawah 500 USD!

    Begitu juga dengan 8-core 3700X , AMD memberikan kisaran harga di 329 USD, sebuah nilai yang tergolong masuk akal kalau dibanding prosesor 8-core modern lainnya.

    Nampak bahwa prosesor Zen 2 menawarkan peningkatan besar yang akan membuat persaingan prosesor kembali menarik. Clockspeed-nya naik dari generasi sebelumnya, walau boost clock-nya nampaknya baru berfungsi maksimal di less-threded app, dan tidak berjalan All-core. Meski demikian, peningkatan performa single-threaded dari berbagai CPU Zen 2 bisa dibilang sangat mengagumkan, dimana mereka akhirnya bisa mencapai level instruction  per clock sekelas Coffee Lke, atau bahkan lebih tinggi.

    Semua prosesor ini akan tersedia tanggal 7 Juli 2019 nanti, dan kami tidak sabar untuk mencoba prosesor baru tersebut!

     

    Pembukaan Computex 2019: Hadirkan CEO AMD

    Pembukaan Computex 2019: Hadirkan CEO AMD


    Sehari sebelum Computex 2019 dibuka, sebuah acara digelar untuk menyambut pihak-pihak yang menghadiri acara akbar tahunan itu. TAITRA dan TCA, seperti biasa, memberikan kata sambutan mereka dan menyampaikan gambaran terkait apa saja yang bisa dijumpai...

    Sehari sebelum Computex 2019 dibuka, sebuah acara digelar untuk menyambut pihak-pihak yang menghadiri acara akbar tahunan itu. TAITRA dan TCA, seperti biasa, memberikan kata sambutan mereka dan menyampaikan gambaran terkait apa saja yang bisa dijumpai dalam 4-5 hari ini. Satu hal yang menarik, bukan hanya TAITRA dan TCA, pembukaan Computex tahun ini juga diisi oleh keynote dari CEO AMD, Lisa Su.

    Computex 2019: Ajang Rilis Banyak Produk Menarik Baru

    Walter Yeh, dari TAITRA, yang membuka sesi press conference tahunan ini, menyebutkan bahwa tahun ini akan ada banyak hal baru yang ditampilkan banyak perusahaan global di Computex 2019. Bahkan, banyak produk dari perusahaan-perusahaan itu yang akan dirilis di acara akbar ini. Salah satu yang mungkin banyak ditunggu adalah dari AMD, seperti yang sudah disebutkan di atas.

    AMD: EPYC, GPU Navi, dan Ryzen Zen 2

    Mengawali keynote-nya, Lisa Su membahas ulang tahun ke-50 AMD. Selama 50 tahun ini, AMD menghasilkan banyak sekali produk, yang dipakai di banyak produk di sekitar kita, tidak terbatas di PC saja. Di Computex 2019 ini, mereka juga akan mengumumkan produk baru yang menarik, dari lini EPYC, Radeon, dan Ryzen.

    Pertama, Lisa Su membahas EPYC, prosesor data center mereka, yang beberapa waktu lalu dipilih sebagai prosesor untuk suatu supercomputer baru yang diproyeksikan sebagai yang terkencang di dunia, untuk tahun 2021 mendatang. EPYC juga akan hadir untuk supercomputing scale cloud, bersama Microsoft Azure. Ada juga update terkait EPYC “Rome”, prosesor data center 7 nm pertama, generasi kedua dari EPYC, yang akan dirilis di kuartal ketiga tahun ini.

    Berikutnya, ada pembahasan awal dari Navi, termasuk arsitektur RDNA (Radeon DNA) di mana AMD menyebutnya sebagai arsitektur untuk gaming. RDNA ini disebut akan punya performa yang lebih baik, per clock dan per watt, dibandingkan pendahulunya. Radeon RX 5000 juga diperkenalkan sebagai GPU Navi pertama, dengan produk pertama, RX 5700, hadir di bulan Juli 2019. GPU Navi dan CPU Zen 2 juga dikonformasi akan hadir di console generasi berikutnya dari Sony, PlayStation 5.

    Terakhir, AMD mengumumkan CPU Zen 2, dalam wujud Ryzen 3rd Gen. yang juga akan hadir dalam waktu dekat ini. Produk ini hadir dengan fabrikasi 7 nm, dengan soket AM4 generasi ketiga, serta merupakan yang pertama yang mengusung PCIe 4.0. Akan ada beberapa prosesor di keluarga ini, bahkan hingga lebih dari 8 core, di Ryzen 9, dengan 12 core di soket AM4. Ryzen 3rd Gen. ini akan mulai dipasarkan Juli 2019 nanti.

    Informasi lebih lengkap terkait produk yang diumumkan AMD tersebut bisa dilihat di artikel terpisah yang kami siapkan.

    Juga Akan Hadirkan Intel

    Selain AMD, TAITRA juga menghadirkan perwakilan produsen chip ternama yang tidak kalah tenar, Intel. Namun, untuk Intel, keynote yang akan dibawakan oleh wakil mereka, Gregory M. Bryant, akan hadir di acara yang digelar besok, Selasa, 28 Mei 2019. Apa yang akan disampaikan Intel di keynote tersebut? Mari kita tunggu!

    Computex 2019: AMD Tampilkan Radeon RX 5000 Family ‘NAVI’ GPU, 7nm, RDNA Architecture, PCIe 4.0

    Computex 2019: AMD Tampilkan Radeon RX 5000 Family ‘NAVI’ GPU, 7nm, RDNA Architecture, PCIe 4.0


    Akhirnya, GPU baru dari AMD, Radeon ‘NAVI’ diumumkan pada ajang Computex 2019 Opening Keynote. Setelah AMD memperkenalkan Radeon VII berbasis 7nm yang menjadi GPU 7nm Desktop pertama, hari ini NAVI yang menggunakan fabrikasi 7nm serupa untuk...

    Akhirnya, GPU baru dari AMD, Radeon ‘NAVI’ diumumkan pada ajang Computex 2019 Opening Keynote.

    Setelah AMD memperkenalkan Radeon VII berbasis 7nm yang menjadi GPU 7nm Desktop pertama, hari ini NAVI yang menggunakan fabrikasi 7nm serupa untuk menawarkan kinerja dan performa tinggi. AMD juga mengatakan bahwa Next-Gen Playstation akan menggunakan GPU NAVI.

    Arsitektur: RDNA

    NAVI adalah keluarga baru dari GPU AMD, yang akan menjadi basis dari banyak produk Radeon di masa mendatang. AMD Mengatakan bahwa NAVI akan menggunakan arsitektur ‘RDNA‘ (‘Radeon DNA’), dan bukan menggunakan GCN( Graphics Core Next) yang sudah digunakan AMD sejak 2012.

    AMD mengklaim RDNA akan memberikan:

    1.25x Performance Per Clock 1.5x Performance per Watt Dukungan PCIe 4.0

     

    Radeon RX 5000-Family | Radeon RX 5700, Mengejar RTX 2070

    NAVI adalah bagian dari Radeon RX 5000 Family, dan kata ’50’ di GPU tersebut adalah bagian dari perayaan 50 Tahun AMD.

    AMD memberikan sebuah demo singkat dimana NAVI RX 5000 Family mereka, Radeon RX 5700, memiliki performa sedikit lebih kencang dari GeForce RTX 2070 pada sebuah game Strange Brigade.

    (Sayangnya tidak ada detail mengenai API dan setting yang dipakai)

    Semua detail mengenai NAVI akan diumumkan pada tangga 10 Juni 2019 nanti, pada ajang E3.

     

    Intel Perkenalkan Core i9-9900KS: 8-Core 16-thread, 5 Ghz All-Core Turbo


    Pada sebuah acara singkat bertajuk ‘Performance For The Real World’ yang diadakan tepat sebelum pameran Computex 2019 dimulai, Intel mencoba memperkenalkan CPU desktop baru mereka, yang diberi nama Core i9-9900KS. Ya, Anda tidak salah baca: Core...

    Pada sebuah acara singkat bertajuk ‘Performance For The Real World’ yang diadakan tepat sebelum pameran Computex 2019 dimulai, Intel mencoba memperkenalkan CPU desktop baru mereka, yang diberi nama Core i9-9900KS. Ya, Anda tidak salah baca: Core i9-9900KS. Apa yang spesial dari prosesor tersebut? Intel mengatakan bahwa unit ini akan memiliki clockspeed 5Ghz All-core Turbo. Intel […]
    Preview: Intel Ice Lake U dengan Gen11 Graphics – 2x Performa Generasi Intel HD Sebelumnya

    Preview: Intel Ice Lake U dengan Gen11 Graphics – 2x Performa Generasi Intel HD Sebelumnya


    Pada sebuah kesempatan yang cukup mengejutkan, sebelum Computex 2019 dimulai, Intel memberikan sebuah sneak peek akan prosesor mobile next-gen mereka: ‘Ice Lake-U’, yang memiliki next-gen integrated Graphics (a.k.a ‘Gen11 Graphics‘). Intel...

    Pada sebuah kesempatan yang cukup mengejutkan, sebelum Computex 2019 dimulai, Intel memberikan sebuah sneak peek akan prosesor mobile next-gen mereka: ‘Ice Lake-U’, yang memiliki next-gen integrated Graphics (a.k.a ‘Gen11 Graphics‘). Intel mengatakan bahwa IGP yang ditujukan untuk prosesor 15-25W ini memiliki performance hampir 2 kali lipat generasi sebelumnya.

    Tanpa menunggu lama, berikut ini data singkat dari Intel mengenai ‘Gen11 Graphics’ tersebut:

     

    Gen11 vs Gen9 pada 15W setting (generasi sekarang, Whiskey Lake i7-8565U)

    *klik untuk memperbesar

     

    Gen11 vs Ryzen 7 3700U (RX Vega 10) pada 25W setting.

    *klik untuk memperbesar

     

    Belum banyak detail yang dibuka oleh Intel mengenai komponen next-gen mereka ini, namun ini merupakan awal yang menjanjikan dimana IGP Intel akhirnya menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Intel juga mengatakan bahwa mereka akan mendukung Variable Rate Shading di Gen11 Graphics, yang tentu bisa mengoptimalkan performa lebih baik lagi pada kondisi tertentu.

    Mari tunggu berbagai detail menarik lainnya dari Gen11 Graphics ini!

     

    Apple Berkomitmen Lebih Terbuka Mengenai Daya Baterai iPhone

    Apple Berkomitmen Lebih Terbuka Mengenai Daya Baterai iPhone


    Apple akhirnya mengumumkan secara formal bahwa mereka akan berkomitmen untuk lebih terbuka mengenai baterai iPhone mereka kepada penggunanya. Komitmen ini hadir mengikuti kesepakatan yang baru dibuat antara Apple dengan Otoritas Persaingan dan Pasar...

    Apple akhirnya mengumumkan secara formal bahwa mereka akan berkomitmen untuk lebih terbuka mengenai baterai iPhone mereka kepada penggunanya. Komitmen ini hadir mengikuti kesepakatan yang baru dibuat antara Apple dengan Otoritas Persaingan dan Pasar (CMA) Britania Raya.

    Aturan ini dibuat berkaitan dengan hukum perlindungan konsumen. Di akhir tahun 2017, Apple memperkenalkan software dan fitur baru yang dapat meningkatkan daya tahan baterai. Sayangnya, fitur baru ini mampu menurunkan performa secara drastis tanpa sepengetahuan pengguna iPhone tersebut. Apple kemudian meminta maaf dan menambahkan opsi untuk mematikan fitur ini jika pengguna ingin mematikannya.

    Saat itu, Tim Cook, CEO dari Apple juga menyatakan bahwa semua tindakan tersebut dilakukan demi kepentingan pengguna, dan menyatakan bahwa mungkin seharusnya mereka harus lebih transparan mengenai tindakan mereka. Sejak saat itu, Apple telah menambahkan berbagai fitur untuk memonitor kesehatan baterai pada sistem operasi mereka. Di website resmi Apple juga telah tertera spesifikasi rinci mengenai daya tahan baterai serta performanya.

    Dengan adanya kesepakatan ini, Apple harus setuju untuk menginformasikan kepada para penggunanya jika pembaruan software yang diberikan akan memberi dampak pada performa iPhone mereka. Apple juga telah berkomitmen bahwa mereka akan memberikan informasi yang mudah diakses mengenai kesehatan baterai serta petunjuk bagi pengguna untuk memaksimalkan daya tahan baterainya. CMA juga mengharapkan bahwa dengan adanya kesepakatan ini, konsumen dapat merasa lebih terlindungi, mengingat Apple telah terikat dengan hukum.

    Overclocker Indonesia Lolos ke G.Skill OC World Cup 2019 (Hadiah Total: 350 Juta Rupiah !)


    G.Skill, produsen memori RAM berperforma tinggi yang populer di kalangan overclocker kembali mengadakan kompetisi overclocking tahunan yang bertajuk G.Skill OC World Cup 2019 (OCWC 2019). Kompetisi ini adalah bentuk dukungan G.Skill pada dunia...

    G.Skill, produsen memori RAM berperforma tinggi yang populer di kalangan overclocker kembali mengadakan kompetisi overclocking tahunan yang bertajuk G.Skill OC World Cup 2019 (OCWC 2019). Kompetisi ini adalah bentuk dukungan G.Skill pada dunia competitive overclocking, dan dikenal dengan total hadiahnya yang besar. Untuk tahun ini, G.Skill menyediakan 25000 USD dalam bentuk uang tunai (lebih dari […]

    Overclocking Review: Thermal Paste Noctua NT-H2 vs Noctua NT-H1


    Thermal paste kadang disepelekan oleh sebagian PC builder pada saat mereka membangun PC, bahkan kami sempat mendengar beberapa pengguna mencari alternatif dengan menggunakan pasta gigi! Peranan thermal paste jelas penting untuk membantu transfer panas...

    Thermal paste kadang disepelekan oleh sebagian PC builder pada saat mereka membangun PC, bahkan kami sempat mendengar beberapa pengguna mencari alternatif dengan menggunakan pasta gigi! Peranan thermal paste jelas penting untuk membantu transfer panas dari komponen PC ke pendingin/heatsink secara optimal, dengan mengisi micro imperfections antara permukaan pendingin dengan komponen yang menghasilkan panas (CPU/GPU/Chipset,etc). Permukaan […]
    Review Nexstgo Primus NX101: Laptop Tahan Air, Tahan Banting

    Review Nexstgo Primus NX101: Laptop Tahan Air, Tahan Banting


    Nexstgo Company Ltd. produsen Laptop asal Hong Kong ini memang tergolong pemain baru mengingat ia baru didirikan tahun 2016 lalu. Walaupun begitu, Nexstgo Company Ltd. tampaknya tidak setengah-setengah masuk ke pasar Laptop dengan langsung menyediakan...

    Nexstgo Company Ltd. produsen Laptop asal Hong Kong ini memang tergolong pemain baru mengingat ia baru didirikan tahun 2016 lalu. Walaupun begitu, Nexstgo Company Ltd. tampaknya tidak setengah-setengah masuk ke pasar Laptop dengan langsung menyediakan tiga Brand untuk tiga segmen produk yang berbeda. Untuk segmen Consumer atau pengguna umum tersedia Laptop dengan Brand Avita. Sementara untuk segmen produk Premium, Nexstgo Company Ltd. menyediakan Laptop dengan Brand Vaio. Sedangkan untuk segmen Commercial/Business tersedia Laptop dengan Brand Nexstgo seperti yang akan kami bahas kali ini.

    Nexstgo Primus NX101 menjadi debut pertama Nexstgo Company Ltd. untuk pasar Indonesia di segmen Laptop Commercial/Business. Di dalam Casing logam yang digunakannya, Nextsgo Primus NX101 mengandalkan prosesor 4-Core/8-Thread Core i7/i5 8th Gen “Kaby Lake-R”. Tersedia pilihan kapasitas Memory/RAM 8 GB/16 GB serta Storage SSD 256 GB/512 GB. Tidak ketinggalan ia juga ditunjang layar 14 inci Full HD dengan panel IPS.

    Dari segi spesifikasi Nexstgo Primus NX101 tampak tidak banyak berbeda dengan Laptop lainnya. Walaupun begitu, diposisikan sebagai Laptop Commercial/Business, Nexstgo ternyata menawarkan sesuatu yang lebih pada produk yang satu ini. Nextsgo Primus NX101 dirancang secara khusus mampu bertahan dari berbagai kondisi ekstrim yang mungkin terjadi. Laptop ini diklaim telah lolos 12 uji ketahanan US MIL-SPEC STANDARD yang mencakup High/Low/Shock Temperature, Humidity, Thaw/Freeze, Sand and Dust, Vibration, Shock, Altitude, Sunshine, Explosive Atmosphere, dan Ship Vibration. Kami pun mengujinya dengan membanting dan menyiram air ke Nexstgo Primus NX101. Hasilnya?! Silahkan lihat selengkapnya di dalam video berikut ini.

    Trailer Baru Marvel Ultimate Alliance 3 Fokus ke X-Men


    Sebuah seri baru yang sudah begitu lama diantisipasi, dengan penampakan sejauh ini yang memang mengamini apa yang diinginkan dan dibutuhkan gamer, antisipasi terhadap seri terbaru Marvel Ultimate Alliance memang berada di...

    Sebuah seri baru yang sudah begitu lama diantisipasi, dengan penampakan sejauh ini yang memang mengamini apa yang diinginkan dan dibutuhkan gamer, antisipasi terhadap seri terbaru Marvel Ultimate Alliance memang berada di puncak.

    Semua Hero DOTA 2 Resmi Miliki Upgrade Aghanim!


    Bagi gamer yang tidak memainkan DOTA 2, setidaknya setengah dari kalimat di atas mungkin tidak memiliki makna sama...

    Bagi gamer yang tidak memainkan DOTA 2, setidaknya setengah dari kalimat di atas mungkin tidak memiliki makna sama sekali.

    Film Adaptasi Sonic Ditunda ke 2020


    Mengundang gelak tawa dan terlihat mencemaskan, ini mungkin dua reaksi yang muncul di benak gamer ketika melihat wujud perdana Sonic di film adaptasi...

    Mengundang gelak tawa dan terlihat mencemaskan, ini mungkin dua reaksi yang muncul di benak gamer ketika melihat wujud perdana Sonic di film adaptasi terbarunya.

    COD 2019 Akan Disebut “Call of Duty: Modern Warfare”


    Sudah bukan rahasia lagi, bahwa setiap tahunnya kita akan bertemu dengan seri terbaru Call of Duty. Sistem rotasi membuat Infinity Ward lah yang bertanggung jawab untuk proyek di tahun 2019...

    Sudah bukan rahasia lagi, bahwa setiap tahunnya kita akan bertemu dengan seri terbaru Call of Duty. Sistem rotasi membuat Infinity Ward lah yang bertanggung jawab untuk proyek di tahun 2019 ini.